Praja Muda Karana Kota Tangerang

Welcome to Pramuka Kota Tangerang

Gerakan Pramuka di Kota Akhlaqul Karimah Tangerang, menuju pribadiĀ  yang bermanfaat.


wh pramuka

 

Walikota H Wahidin Halim selalu menerima penghargaan disetiap penghujung tahun. Penghargaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu setidaknya sudah berlangsung sejak dua terakhir, 2006 dan 2007. Pada Desember 2006 lalu,Wahidin mendapatkan penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara dari Presiden SBY di Istana Negara. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kota Tangerang dalam Pelayanan Publik Terbaik Tingkat Nasional 2006.

Lencana Dharma Bhakti juga diberikan Presiden SBY kepada Wahidin di akhir tahun 2007 pada perayaan Hari Jadi Pramuka ke-46 di Cibubur pada 14 Agustus 2007 atas jasa-jasa Walikota yang selama 26 tahun mengabdikan dirinya untuk membina dan mengembangkan gerakan pramuka di Kota Tangerang. Masih dalam tahun yang sama, pada 24 November 2007 Wahidin kembali menorehkan prestasi gemilang dengan memperoleh penghargaan Satyalancana Pembangunan Bidang Pendidikan dari Presiden SBY atas prestasi dan dedikasinya yang luar biasa untuk memajukan pendidikan di Kota Tangerang. Pemberian penghargaan ini dilakukan pada acara peringatan Hari Guru Nasional (24/11), di Pekanbaru, Riau.

Dengan penganugerahan Satyalancana Pembangunan Bidang Pendidikan ini, sangat wajar jika gelar Bapak Pendidikan disandang Wahidin. Sebelumnya, gelar serupa juga diberikan oleh masyarakat, diantaranya; Dewan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang serta pengurus yayasan pendidikan Ar Rahman, beberapa waktu lalu. Saking cintanya dengan dunia pendidikan, sampai-sampai Wahidin punya cita-cita ingin menjadikan Kota Tangerang sebagai kota pendidikan, seperti halnya Kota Jogjakarta yang dijuluki kota pelajar.

Kepedulian Wahidin terhadap dunia pendidikan, dibuktikan dengan besarnya alokasi anggaran dari APBD untuk memajukan sector ini. Bahkan pada tahun anggaran (TA) 2005 jumlah anggaran untuk sector pendidikan mencapai 48 persen dari total APBD. Dalam kurun waktu empat tahun, mulai 2004-2007, jumlah gedung sekolah yang dibangun sebanyak 300 unit dan menelan biaya sebesar Rp 299,9 milyar. Dengan rincian, pada 2004 sebanyak 40 gedung dengan anggaran Rp 54,2 milyar, 2005 sejumlah 220 gedung, menelan dana Rp 217,1 milyar. Selanjutnya pada 2006 sebanyak 60 gedung, dengan dana Rp 28,6 milyar dan pada 2007 sejumlah 21 sekolah, dana Rp 49,5 milyar.

Adapun spesifikasi gedung yang dibangun berlantai dua tersebut, menggunakan konstruksi kerangka baja yang diperkirakan kekuatannya lebih dari 50 tahun. Dengan atap genteng beton, jendela alumunium dan lantai keramik, serta halaman sekolah dipaving blok. Pembangunan itu juga dilengkapi meubeler kayu jati, laboratorium komputer, IPA dan bahasa juga mushola.

Selain pembangunan fisik, Wahidin juga sangat memperhatikan tingkat kesejahteraan para pendidik. Ini direalisasikan dengan adanya program insentif guru, baik guru negeri maupun swasta, bahkan tenaga administrasi dan penjaga sekolah pun mendapatkan jatah insentif setiap bulan. Jumlah guru yang memperoleh insentif sebanyak 23 ribu orang. Anggaran insentif guru ini juga terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Untuk 2004 sebesar Rp 1,7 milyar, 2005 senilai Rp 24,5 milyar, 2006 Rp 40,6 pada 2007 sebesar Rp 52,5 milyar dan 2008 Rp 50 milyar.

Pada TA 2008 sektor pendidikan masih menjadi salah satu program unggulan Wahidin. Pada tahun itu akan dibangun beberapa sekolah kejuruan disejumlah kecamatan. Dan sekolah kejuruan yang sudah dapat dipastikan akan dibangun itu adalah SMK Penerbangan yang akan dibangun di kecamatan Neglasari. Pembangunan SMK Penerbangan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga-tenaga professional dibidang penerbangan oleh PT PAP II selaku pengelola bandara Soekarno-Hatta. Dengan demikian hal ini akan meningkatkan SDM dan martabat masyarakat sekitar wilayah itu. Seperti diketahui, selama ini jika ada masyarakat yang direkrut oleh pihak pengelola bandara, hanya bekerja pada bidang-bidang yang tidak strategis dan tidak membutuhkan skill khusus, semisal sebagai tenaga kebersihan.

Menyangkut soal penghargaaan, sebelumnya, Wahidin juga telah berhasil meraih sejumlah penghargaan di Bidang Pendidikan, baik tingkat nasional maupun provinsi. Untuk tingkat Nasional, yakni; Tingkat Kelulusan Tertinggi se-Provinsi Banten dan Peringkat V Tingkat Nasional, 2007, Siswa Berprestasi Unit SMAN 2 Tangerang 2006, Siswa Berprestasi Unit SMAN 1 Tangerang 2006, Juara Tata Boga Unit SMKN 3 Tangerang 2006, Juara Tata Busana Unit SMKN 3 Tangerang 2006, Siswa Berprestasi Pencaksilat SDN Sukasari V 2006, serta Guru Berprestasi SMPN 13 a/n Mulyono SPd 2006. Tingkat Provinsi; Guru Berprestasi a/n Drs Cahyani Mulyadi, Juara Gugus Sekolah SDN Sukasari IV, Siswa Teladan a/n Deylan 2003, Siswa Teladan a/n Aska 2004, Siswa Teladan a/n Arisdanu 2005, Siswa Berprestasi Bidang Olahraga dan Kesenian Tingkat SMP dan SMA serta Guru Teladan Tingkat TK, SMP dan SMA.